Bisikan Burung Yang Mampu Menyadarkanku oleh Hardiansyah

Aku saat itu sedang duduk dalam keheningan aku. Menduduki sebuah bangku tepat di hadapan tempat kesucian itu ,sambil barangan-angan para burung kutilang bersenandung dalam irama adzan magrib mereka berseru dan bersua ria  bahagia,terlintas dibenakku bahwa mereka bergembira karena waktu istirahat ..!!?? Atau bagaimana....? (kata hati sambil  melihat burung itu terbang seakan menari-nari). Akan tetapi, apa daya ternyata mereka bukannya isttirahat  akan tetapi mendekati tempat suci itu, sambil mendekati air suci burung itu seakan melakukan gerak gerik yang belum pernah dilakukan oleh hewan seperti itu ,seketika aku tertegun melihat tingkahnya yang begitu menakjubkan itu.siapa sangka puluhan bahkan ratusan burung kutilang itu masuk kedalam tempat suci dan bervariasi ada yang seakan jadi imam dan anggotanya sesekali aku terkejut melihat sesuatu yang belum pernah terlintas di benakku.

Melihat mereka menundukkan kepala mereka menghadap kiblat bak sekelompok manusia yang sembahyang .akan tetapi lamunanku ini aku yakin itu semua sama sekali tak benar, sunset di barat terlihat begitu cepatnya, aku langsung pulang kerumah untuk mandi dan dinner bersama kawan-kawan pukul 09.00 WIB. Wakti kami bersenang-senang setelah sampai di sebuah café, aku bercerita tentang burung kutilang itu, aku bercerita dari awal hingga akhir, tetapi kerabatku tak percaya, merrka mengatakan, "Nggak kamu pasti bohong, mana mungkin burung kutilang itu sembahyang", katanya.


"Iya aku tidak bohong aku melihatnya demi Allah", kataku. Seketika mereka diam dan aku mengira bahwa mereka sudah percaya ternyata mereka terbahak-bahak melihat ke arahku dan dino mengatakan "Lohh ngigo kali..." hahah) jam sudah 11.30 kami pulang kerumah dan tidur, keesokan harinya kejadian kemarin terulang kembali aku melihat segerombolan memasuki ruang masjid aku melihat dengan saksama kejadian itu sampa mata tak mampu berkedip walau sedetik karena melihat suatu yang membuat hati tak mampu berkata lagi kejadian ini aku ceritakan kepada ustad lagi, karena jika aku cerita dengan teman- teman, malahan dia mengejek aku dan bilang nggigau. Ketika aku bertemu pada Ustad Mahfud aku menceritakan kejadian yang sudah dua kali terjadi aku mengatakan, "Ustad aku melihat segerombol burung masuk ke dalam masjid dan seakan bersujud menghadap kiblat". curhatku.

“Hendak di mana engkau melihat situasi ini nak?”, kata ustad. “Saya melihat di mesjid nurul ilmi tadi sore...."

Ustad itu bertanya kronologi kejadian itu dan akan menceritakan sesuai  apa yang telah aku lihat. Ustad itu hanya menjawab dengan balasan senyum kepadaku tanpa mendapat jawaban yang pasti dari  pemegang agama itu. Sesekali kutermenung tiba-tiba Ustad Mahfud itu berpamitan pengIn pulang karena ada urusan dan aku hanya menganggukkan kepala.

Setelah berjalan menuju pulang ke rumah timbul berbagai pertanyaan di hati, saking ingin tahunya makna kejadian itu akan tetapi tak ada jawaban yang pasti.

Setelah kejadian itu terus berulang sampai tujuh kali aku mendapat petunjuk dari burung yang seakan-akan berbisik pada keheningan malam, sontak aku terbangun dari tidurku ketika mendengar suara bisikan burung itu yang mengatakan, “Kesucian bisa kamu miliki berbuat baiklah dan dirikan shalat 5 waktu". Setetes air seketika membasahi sudut mata saya, ketika mendengar seakan sura bisikan burung yang memotivasi hidup menjadi lebih baik.dan ketika itu aku mulai tahu makna itu bahwa kusa Tuhan telah ada dan tak dipungkiri lagi. Adzan Subuh berkumandang dan menghiasi subuh yang indah ketika mendirikan shalat. Pikiran pun menjadi jernih ketika meniti hari dengan melaksanakan shalat dari pada meniti hari dengan kesenangan duniawi yang hanya sementara saja. Terimakasih burung yang telah menggugah hatiku.

Kiriman : Hardiansyah (anchahardiansyah62@gmail.com)


Ingin karya tulis Anda terpublikasi di situs web www.salamedukasi.com 
GRATIS,  info lebih lanjut silahkan klik di sini.

0 Response to "Bisikan Burung Yang Mampu Menyadarkanku oleh Hardiansyah"

Post a comment