Penjelasan Tentang Kode Registrasi (Koreg) Aplikasi Dapodikdas Tahun Ajaran 2015/2016 Lengkap

Sahabat Operator Dapodikdas yang berbahagia...

Kode registrasi Dapodikdas adalah sebuah kode unik dan rahasia yang dibuat oleh sistem sebagai kunci aktivasi Aplikasi Dapodikdas. Kode ini bersifat unik, artinya masing-masing sekolah memiliki kode registrasi yang berbeda-beda.

Kode registrasi berfungsi untuk melakukan aktivasi ketika sekolah akan memulai entri data sekolahnya. Kode ini juga dapat digunakan untuk mengunduh data prefill dan melihat data individu sekolah di progres pengiriman laman http://dapo.dikdas.kemdikbud.go.id. Selain itu juga untuk membaca data prefill sekolah masing-masing.

Kode registrasi Dapodikdas pada versi 4.0.0 tidak berbeda dengan yang digunakan pada versi 3.0.3 sebelumnya. Namun jika ingin mengubah kode registrasi karena sesuatu hal (keamanan data), sekolah dapat melakukannya melalui dinas pendidikan kabupaten/kota setempat. Meski demikian, diharapkan hati-hati dalam me-reset kode registrasi karena aplikasi kode registrasi lama akan ditolak oleh sistem pada saat sinkronisasi.

Cara mendapatkan kode registrasi Dapodikdas adalah dengan menghubungi Kelompok Kerja Pendataan Pendidikan (KK Datadik) di Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota setempat.

Syarat mendapatkan kode registrasi Dapodikdas adalah sekolah memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan terdaftar di dalam referensi Pusat Data dan Statistik Pendidikan (PDSP) Kemendikbud. Apabila belum terdaftar, segera perbaharui ke PDSP atau menghubungi dinas pendidikan kabupaten/kota setempat. Cek data NPSN bisa dilakukan di referensi.data.kemdikbud.go.id >> Data Master >> pilih jenjang yang diinginkan.

Sehingga untuk sekolah yang belum memiliki NPSN, tentu saja belum bisa mendapatkan kode registrasi. Bagi sekolah baru ataupun sekolah yang belum memiliki NPSN tentu saja harus mengurus NPSN terlebih dahulu. Setelah memiliki NPSN, otomatis bisa didaftarkan agar mendapatkan kode registrasi. Hal ini dimaksudkan agar keabsahan sekolah tersebut resmi terdaftar di Kemendikbud.

NPSN sementara dengan format NPxxxxx bisa dibuatkan kode registrasinya, karena itu NPSN sementara yang dikeluarkan PDSP.

Kode registrasi itu bersifat rahasia. Jadi jangan sampai diberitahukan ke sekolah lainnya karena menyangkut data masing-masing sekolah. Dikhawatirkan kalau sampai diketahui oleh sekolah/pihak lain, maka data sekolahnya akan digunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

Selain untuk kode aktivasi. Kode registrasi Dapodikdas juga dapat digunakan untuk mengunduh data prefill per sekolah melalui dapo.dikdas.kemdikbud.go.id/laman/prefill. Di samping itu juga untuk memeriksa data individu sekolah di progres pengiriman untuk memastikan datanya sudah sama dengan di server.

Untuk sekolah baru, prosedur mendapatkan kode registrasi adalah melalui dinas pendidikan kabupaten/kota. Ajukan nomor NPSN ke PDSP dengan melampirkan dokumen-dokumen kelengkapan administrasi perizinan sekolah dan SK izin operasional. Setelah mendapatkan NPSN maka dapat mengajukan kode registrasi ke Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Satu kode registrasi hanya dapat digunakan untuk satu sekolah, sehingga apabila kode registrasi dipakai oleh dua sekolah atau lebih maka akibatnya akan fatal. Data kedua sekolah tersebut akan bercampur menjadi satu. Ini sangat tidak dianjurkan. Karena itu, pastikan kode registrasi tersebut benar-benar milik sekolah Saudara dan tidak diketahui oleh orang lain.

Bila sudah telanjur, solusinya adalah generate ulang prefill dan lakukan prosedur instalasi seperti semula dengan menggunakan data prefill yang baru. Bersihkan data berganda tersebut lalu lakukan sinkronisasi. Untuk sekolah yang kedua minta ke dinas kabupaten/kota untuk dibuatkan kode registrasi baru.

Kode registrasi dapat diubah/direset melalui fasilitas ubah/reset kode registrasi di dinas kabupaten/kota. Fitur ini dimaksudkan ketika kode registrasi diketahui oleh pihak lain yang tidak bertanggung jawab atau pergantian operator, maka perubahan ini dapat dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Reset kode registrasi tidak menghilangkan data. Namun yang perlu diingat, kode registrasi lama yang sudah direset tidak dapat melakukan sinkronisasi.

Demikian penjelasan mengenai kode registrasi yang admin rangkum dari FAQ Aplikasi Dapodikdas V.4.0.0 Tahun Ajaran 2015/2016. Semoga bermanfaat dan terimakasih... Salam Satu Data Berkualitas...!

Artikel Terkait:

0 Komentar di "Penjelasan Tentang Kode Registrasi (Koreg) Aplikasi Dapodikdas Tahun Ajaran 2015/2016 Lengkap"

Post a Comment